Penyebab Hidup Susah Menurut Islam

Halo, selamat datang di MagnoliaTreeCare.ca! Mungkin kamu sedang merasa hidup ini berat, penuh cobaan, dan seolah jalan keluar tak kunjung datang. Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak orang yang merasakan hal serupa, dan Islam sebagai agama rahmatan lil alamin, tentu memberikan panduan serta solusi untuk mengatasi kesulitan tersebut.

Artikel ini hadir untuk membahas secara mendalam tentang penyebab hidup susah menurut Islam. Kita akan mengupas tuntas faktor-faktor yang mungkin menjadi penghambat rezeki dan kebahagiaan dalam hidupmu, serta bagaimana cara mengatasinya berdasarkan ajaran agama.

Kami berharap, setelah membaca artikel ini, kamu akan mendapatkan pencerahan, motivasi, dan amunisi untuk menjalani hidup yang lebih baik, lebih berkah, dan lebih dekat dengan Allah SWT. Mari kita mulai petualangan mencari solusi dan hikmah bersama!

1. Kurangnya Keimanan dan Ketakwaan: Akar Segala Masalah

1.1 Lalai dalam Beribadah

Salah satu penyebab hidup susah menurut Islam yang paling mendasar adalah kurangnya keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Hal ini seringkali tercermin dalam kelalaian kita dalam beribadah. Shalat yang ditunda-tunda, puasa yang ditinggalkan, zakat yang diabaikan, dan doa yang jarang dipanjatkan adalah tanda-tanda lemahnya iman kita.

Ibadah bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan cara kita berkomunikasi dengan Sang Pencipta, memohon pertolongan-Nya, dan mengingat kebesaran-Nya. Ketika kita menjauh dari Allah, maka hati kita akan menjadi kosong dan rapuh, sehingga mudah terombang-ambing oleh masalah dan kesulitan hidup.

Oleh karena itu, perbaiki ibadah kita. Jadikan shalat sebagai prioritas utama, tunaikan zakat jika mampu, perbanyak puasa sunnah, dan jangan pernah lelah untuk berdoa kepada Allah SWT. InsyaAllah, dengan mendekatkan diri kepada-Nya, kita akan merasakan ketenangan dan kemudahan dalam hidup.

1.2 Melupakan Allah dalam Setiap Aktivitas

Selain kelalaian dalam beribadah formal, penyebab hidup susah menurut Islam juga bisa disebabkan oleh melupakan Allah dalam setiap aktivitas sehari-hari. Kita seringkali terlalu fokus pada urusan duniawi, sehingga lupa untuk mengingat Allah dalam setiap langkah yang kita ambil.

Padahal, segala sesuatu yang kita miliki, baik itu harta, kesehatan, keluarga, maupun pekerjaan, semuanya berasal dari Allah SWT. Jika kita lupa untuk bersyukur dan mengakui kebesaran-Nya, maka Allah SWT bisa saja mengambil kembali nikmat tersebut.

Oleh karena itu, biasakanlah untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas kita. Ucapkan basmalah sebelum memulai pekerjaan, alhamdulillah setelah menyelesaikan pekerjaan, dan selalu berdzikir di sela-sela kesibukan. Dengan begitu, hidup kita akan selalu berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT.

1.3 Meninggalkan Akhlak Mulia

Islam sangat menjunjung tinggi akhlak mulia. Rasulullah SAW sendiri diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Jika kita meninggalkan akhlak mulia, seperti jujur, amanah, sabar, dan pemaaf, maka hidup kita akan menjadi susah dan tidak bahagia.

Orang yang tidak jujur akan sulit dipercaya oleh orang lain. Orang yang tidak amanah akan kehilangan rezeki. Orang yang tidak sabar akan mudah marah dan stress. Orang yang tidak pemaaf akan menyimpan dendam dan kebencian. Semua hal ini akan membuat hidup kita menjadi tidak nyaman dan tidak tenang.

Oleh karena itu, mari kita berusaha untuk selalu berakhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan. Jujurlah dalam berkata dan bertindak, amanahlah dalam menjalankan tugas, sabarlah dalam menghadapi cobaan, dan maafkanlah kesalahan orang lain. InsyaAllah, dengan berakhlak mulia, hidup kita akan menjadi lebih berkah dan bahagia.

2. Melakukan Perbuatan Dosa dan Maksiat: Menghalangi Rezeki

2.1 Riba dan Korupsi

Riba dan korupsi merupakan dosa besar yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Riba adalah mengambil keuntungan secara tidak adil dari pinjaman uang, sedangkan korupsi adalah menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri. Kedua perbuatan ini sangat merugikan orang lain dan dapat menyebabkan kesenjangan sosial.

Dalam Islam, riba dan korupsi diharamkan karena dapat menghancurkan sistem ekonomi dan merusak tatanan masyarakat. Orang yang melakukan riba dan korupsi akan sulit mendapatkan keberkahan dalam hidupnya. Harta yang diperoleh dari hasil riba dan korupsi tidak akan membawa manfaat, bahkan bisa menjadi sumber masalah di kemudian hari.

Oleh karena itu, jauhilah riba dan korupsi. Jika kamu memiliki bisnis atau usaha, pastikan bahwa bisnis tersebut dijalankan secara halal dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Jika kamu bekerja di instansi pemerintah, jangan pernah tergoda untuk melakukan korupsi, sekecil apapun itu.

2.2 Ghibah dan Fitnah

Ghibah (membicarakan keburukan orang lain) dan fitnah (menuduh orang lain dengan tuduhan palsu) merupakan dosa lisan yang sangat berbahaya. Kedua perbuatan ini dapat merusak hubungan persaudaraan dan menyebabkan permusuhan.

Dalam Islam, ghibah dan fitnah sangat dilarang karena dapat mencemarkan nama baik seseorang dan menyakiti hatinya. Orang yang melakukan ghibah dan fitnah akan mendapatkan azab yang pedih di akhirat.

Oleh karena itu, jagalah lisanmu dari ghibah dan fitnah. Berpikirlah dua kali sebelum berbicara tentang orang lain. Jika kamu mendengar orang lain membicarakan keburukan seseorang, nasihatilah dia dengan baik.

2.3 Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Haram

Makanan dan minuman haram dapat merusak kesehatan fisik dan mental kita. Selain itu, makanan dan minuman haram juga dapat menghalangi rezeki dan menyebabkan hidup kita menjadi susah.

Dalam Islam, Allah SWT telah mengharamkan beberapa jenis makanan dan minuman, seperti babi, khamar (minuman keras), bangkai, dan darah. Makanan dan minuman haram ini mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh dan jiwa.

Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam memilih makanan dan minuman yang kita konsumsi. Pastikan bahwa makanan dan minuman tersebut halal dan thayyib (baik). Konsumsilah makanan dan minuman yang sehat dan bergizi agar tubuh kita tetap sehat dan kuat.

3. Tidak Bersyukur dan Boros: Menghilangkan Keberkahan

3.1 Kufur Nikmat

Salah satu penyebab hidup susah menurut Islam adalah kufur nikmat, yaitu tidak bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Nikmat Allah SWT sangatlah banyak dan tidak terhitung jumlahnya, mulai dari nikmat kesehatan, nikmat keluarga, nikmat harta, hingga nikmat iman dan Islam.

Jika kita tidak bersyukur atas nikmat-nikmat tersebut, maka Allah SWT bisa saja mengambil kembali nikmat tersebut. Bahkan, Allah SWT bisa menambahkan azab bagi orang-orang yang kufur nikmat.

Oleh karena itu, biasakanlah untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ucapkan alhamdulillah setiap kali mendapatkan nikmat, dan gunakan nikmat tersebut untuk beribadah kepada Allah SWT.

3.2 Boros dan Berlebihan

Boros dan berlebihan dalam menggunakan harta merupakan salah satu bentuk kufur nikmat. Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang boros dan berlebihan. Orang yang boros dan berlebihan akan menghambur-hamburkan harta untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Dalam Islam, kita diajarkan untuk hidup sederhana dan tidak berlebihan. Gunakanlah harta secukupnya untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan sisihkan sebagian harta untuk bersedekah dan membantu orang lain.

Oleh karena itu, hindarilah sikap boros dan berlebihan dalam menggunakan harta. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai dengan keinginan. Sisihkan sebagian harta untuk bersedekah dan membantu orang lain.

3.3 Tidak Peduli Terhadap Sesama

Islam mengajarkan kita untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama. Jika kita tidak peduli terhadap sesama, maka hidup kita akan menjadi tidak berkah.

Banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan bantuan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang terkena musibah. Jika kita mampu, bantulah mereka semampu kita. Dengan membantu orang lain, maka Allah SWT akan membalas kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda.

Oleh karena itu, jadilah orang yang peduli terhadap sesama. Bantulah orang-orang yang membutuhkan bantuan, baik dengan harta, tenaga, maupun pikiran.

4. Malas dan Tidak Bekerja Keras: Menutup Pintu Rezeki

4.1 Mengandalkan Orang Lain

Salah satu penyebab hidup susah menurut Islam adalah terlalu mengandalkan orang lain. Kita tidak boleh malas dan hanya menunggu bantuan dari orang lain. Kita harus berusaha dan bekerja keras untuk mencari rezeki yang halal.

Dalam Islam, bekerja keras adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang bekerja keras. Dengan bekerja keras, kita dapat memenuhi kebutuhan hidup kita sendiri dan membantu orang lain.

Oleh karena itu, janganlah malas dan mengandalkan orang lain. Berusahalah dan bekerjalah keras untuk mencari rezeki yang halal. Jangan pernah merasa malu untuk melakukan pekerjaan apapun, asalkan pekerjaan tersebut halal dan tidak melanggar syariat Islam.

4.2 Tidak Memiliki Keahlian dan Keterampilan

Orang yang tidak memiliki keahlian dan keterampilan akan sulit mendapatkan pekerjaan yang layak. Akibatnya, hidupnya akan menjadi susah dan serba kekurangan.

Dalam Islam, kita dianjurkan untuk menuntut ilmu dan mengembangkan keahlian. Dengan memiliki ilmu dan keahlian, kita akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup kita.

Oleh karena itu, teruslah belajar dan mengembangkan keahlianmu. Ikutilah pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilanmu. Jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah kamu miliki, teruslah belajar dan berkembang agar hidupmu menjadi lebih baik.

4.3 Tidak Mau Beradaptasi dengan Perubahan

Dunia ini terus berubah dan berkembang. Jika kita tidak mau beradaptasi dengan perubahan, maka kita akan tertinggal dan kesulitan untuk bersaing.

Dalam Islam, kita diajarkan untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif. Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan mencari solusi atas setiap masalah yang kita hadapi.

Oleh karena itu, janganlah takut dengan perubahan. Terbukalah terhadap hal-hal baru dan belajarlah untuk beradaptasi dengan perubahan. Dengan begitu, kita akan mampu menghadapi tantangan hidup dan meraih kesuksesan.

5. Ringkasan Penyebab Hidup Susah Menurut Islam dalam Tabel

No. Penyebab Hidup Susah Menurut Islam Penjelasan Singkat Solusi
1 Kurangnya Keimanan dan Ketakwaan Lalai dalam beribadah, melupakan Allah, meninggalkan akhlak mulia. Perbaiki ibadah, selalu ingat Allah, berakhlak mulia.
2 Melakukan Dosa dan Maksiat Riba, korupsi, ghibah, fitnah, mengkonsumsi makanan haram. Jauhi dosa, bertaubat, konsumsi makanan halal.
3 Tidak Bersyukur dan Boros Kufur nikmat, boros, tidak peduli terhadap sesama. Bersyukur, hidup sederhana, peduli sesama.
4 Malas dan Tidak Bekerja Keras Mengandalkan orang lain, tidak memiliki keahlian, tidak mau beradaptasi. Bekerja keras, menuntut ilmu, beradaptasi.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Penyebab Hidup Susah Menurut Islam

  1. Apa saja yang termasuk dalam kurangnya keimanan?
    Kurangnya keimanan termasuk lalai dalam shalat, jarang membaca Al-Qur’an, dan kurangnya rasa takut kepada Allah.

  2. Bagaimana cara bertaubat dari dosa riba?
    Bertaubat dari riba dengan menghentikan praktik riba, membayar ganti rugi jika ada, dan berjanji tidak akan mengulangi.

  3. Apa dampak dari ghibah dan fitnah dalam Islam?
    Ghibah dan fitnah dapat merusak hubungan persaudaraan dan mendatangkan dosa besar.

  4. Mengapa bersyukur itu penting dalam Islam?
    Bersyukur atas nikmat Allah dapat mendatangkan keberkahan dan menambah nikmat.

  5. Apa yang dimaksud dengan hidup sederhana dalam Islam?
    Hidup sederhana berarti tidak berlebihan dalam menggunakan harta dan fokus pada kebutuhan, bukan keinginan.

  6. Bagaimana cara meningkatkan keahlian dan keterampilan?
    Meningkatkan keahlian dengan mengikuti pelatihan, kursus, atau belajar secara mandiri.

  7. Mengapa penting untuk beradaptasi dengan perubahan?
    Beradaptasi dengan perubahan agar tidak tertinggal dan bisa menghadapi tantangan zaman.

  8. Apakah sedekah bisa menghilangkan kesusahan hidup?
    Ya, sedekah dapat mendatangkan keberkahan dan membantu menghilangkan kesusahan hidup.

  9. Bagaimana cara mendekatkan diri kepada Allah SWT?
    Dengan memperbanyak ibadah wajib dan sunnah, berdoa, berdzikir, dan membaca Al-Qur’an.

  10. Apa hukumnya memakan makanan yang haram?
    Hukumnya haram dan dapat mendatangkan dosa serta merusak kesehatan.

  11. Bagaimana cara menghindari sifat boros?
    Dengan membuat anggaran belanja, memprioritaskan kebutuhan, dan menghindari belanja impulsif.

  12. Apakah bekerja keras adalah ibadah dalam Islam?
    Ya, bekerja keras mencari rezeki yang halal adalah ibadah yang dicintai Allah SWT.

  13. Apa saja contoh perbuatan dosa besar dalam Islam?
    Contohnya adalah syirik, membunuh, zina, riba, dan korupsi.

Kesimpulan

Semoga artikel ini memberikan pencerahan tentang penyebab hidup susah menurut Islam dan bagaimana cara mengatasinya. Ingatlah, bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki diri, dan berusaha dengan sungguh-sungguh, InsyaAllah kita akan mampu meraih kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup. Jangan lupa untuk mengunjungi MagnoliaTreeCare.ca lagi untuk mendapatkan informasi dan inspirasi lainnya!

Scroll to Top